Mendorong Mutu Pembelajaran, Manajemen Pendidikan dan Pengelolaan Madrasah Melalui PKKM

Oleh : Teddy Hermansyah, S.Pd. | Wakamad Akademik MTsN 7 Majalengka & Sekretaris MGMP PPKn Kab. Majalengka



Pada hari Selasa, 17 Desember 2024, MTs Negeri 7 Majalengka melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) sebagai bagian dari evaluasi kinerja untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan kepemimpinan di madrasah. Penilaian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kinerja Kepala Madrasah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, serta untuk memberikan umpan balik yang konstruktif untuk pengembangan lebih lanjut. Pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MTsN 7 Majalengka berlangsung dengan lancar dan sukses yang berlangsung di ruang pertemuan madrasah dengan dihadiri oleh tim penilai, dewan guru, serta staf tata usaha. Adapun indikator kinerja Kepala Madrasah yang dinilai meliputi:

1.    Usaha Pengembangan Madrasah

Usaha Pengembangan Madrasah merupakan suatu upaya strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah, agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan sumber daya manusia Indonesia. Madrasah, sebagai lembaga pendidikan Islam, memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan berkarakter.

Tujuan utama dari usaha pengembangan madrasah adalah untuk mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Beberapa tujuan pengembangan madrasah antara lain:

a.       Meningkatkan Kualitas Pembelajaran
Dengan pengembangan kurikulum yang lebih baik dan penguatan metode pembelajaran yang inovatif, madrasah diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dalam berbagai bidang, baik ilmu pengetahuan maupun keterampilan.

b.       Memperkuat Karakter dan Kepribadian Peserta Didik
Selain aspek akademik, madrasah juga berfokus pada pembentukan karakter peserta didik yang berbasis nilai-nilai Islam. Pengembangan madrasah bertujuan untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki budi pekerti yang luhur.

c.       Meningkatkan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM)
Pengembangan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai serta peningkatan kompetensi guru dan tenaga pendidikan lainnya menjadi prioritas. Hal ini penting agar madrasah dapat beradaptasi dengan tuntutan teknologi dan informasi yang semakin pesat.

d.       Menjaga Relevansi dengan Perkembangan Zaman
Pengembangan madrasah juga bertujuan agar lembaga pendidikan ini tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja, melalui penyempurnaan kurikulum dan pengajaran yang berorientasi pada keterampilan abad ke-21.

e.       Memperluas Akses Pendidikan
Dengan adanya pengembangan madrasah, diharapkan bisa memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dari berbagai lapisan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan pemerataan pendidikan yang berkualitas di seluruh wilayah Indonesia.

2.    Manajerial

Manajerial madrasah adalah proses pengelolaan dan organisasi yang diterapkan dalam institusi pendidikan berbasis agama Islam, yang bertujuan untuk memastikan bahwa madrasah berfungsi secara efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya. Manajerial madrasah mencakup berbagai aspek, seperti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan.

Tujuan utama manajerial madrasah adalah menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas, efisien, dan berbasis nilai-nilai agama. Beberapa tujuan manajerial madrasah antara lain:

a.      Pertama, meningkatkan Kualitas Pendidikan
Salah satu tujuan utama manajerial madrasah adalah meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan kepada siswa. Dengan manajemen yang baik, diharapkan para pendidik dapat merancang kurikulum yang relevan, metode pembelajaran yang efektif, serta evaluasi yang tepat guna memantau perkembangan siswa.

b.     Kedua, Mengoptimalkan Sumber Daya
Manajerial madrasah bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang ada, baik itu tenaga pendidik, fasilitas, maupun dana. Pengelolaan yang efisien akan mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih baik dan mendukung pencapaian tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.

c.      Ketiga, Meningkatkan Profesionalisme Guru dan Staf
Melalui manajerial yang baik, madrasah dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru serta staf administrasi. Pelatihan dan pengembangan berkelanjutan bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu elemen penting dalam mencapai tujuan pendidikan.

d.     Keempat, Menciptakan Lingkungan yang Kondusif
Manajerial madrasah juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan karakter siswa. Lingkungan yang mendukung pembelajaran agama, disiplin, dan nilai-nilai moral akan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bermoral dan berbudi pekerti luhur.

e.      Kelima, Mengintegrasikan Teknologi dalam Pendidikan
Seiring dengan perkembangan zaman, manajerial madrasah harus mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan mempermudah pengelolaan administrasi madrasah.

 

3.     Kewirausahaan

Kewirausahaan dalam konteks Penilaian Kinerja Kepala Madrasah dapat diartikan sebagai kemampuan kepala madrasah dalam mengelola dan mengembangkan lembaga pendidikan dengan pendekatan yang inovatif dan berbasis pada nilai-nilai kewirausahaan. Hal ini meliputi upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memanfaatkan sumber daya secara optimal, serta mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kemandirian dan mutu madrasah.

       Tujuan utama dari penilaian kewirausahaan pada PKKM adalah untuk menilai sejauh mana kepala madrasah mampu menerapkan prinsip kewirausahaan dalam menjalankan tugas kepemimpinannya. Beberapa aspek yang dinilai meliputi:

a.       Inovasi dalam Manajemen
Kepala madrasah diharapkan dapat mengembangkan ide-ide baru yang berdampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan. Inovasi ini bisa berupa pengelolaan kurikulum yang lebih menarik, penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar, atau penerapan metode baru yang lebih efektif.

b.       Kemandirian dan Pengelolaan Sumber Daya
Kemampuan untuk mengelola sumber daya pendidikan, baik itu sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana, dengan efisien dan efektif sangat penting. Kepala madrasah yang memiliki jiwa kewirausahaan akan berusaha menciptakan sumber daya baru yang dapat mendukung kelangsungan dan pengembangan madrasah.

c.       Pengembangan Kemitraan
Kepala madrasah yang memiliki kemampuan kewirausahaan juga diharapkan dapat membangun kemitraan dengan berbagai pihak, baik itu dengan lembaga pendidikan lain, masyarakat, pemerintah, atau sektor swasta. Kerjasama ini dapat membantu menyediakan dana, fasilitas, dan berbagai bentuk dukungan lainnya untuk pengembangan madrasah.

d.       Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Tujuan utama dari penerapan kewirausahaan adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. Kepala madrasah yang mampu berinovasi dan mengelola sumber daya secara kreatif dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa.

 

4.     supervisi.

Supervisi dalam konteks penilaian kinerja kepala madrasah merujuk pada suatu proses pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh pihak yang lebih berkompeten atau memiliki otoritas, seperti pengawas pendidikan, terhadap kepala madrasah. Supervisi ini bertujuan untuk memberikan arahan, bantuan, dan umpan balik yang konstruktif agar kepala madrasah dapat meningkatkan kinerjanya dalam memimpin dan mengelola madrasah.

      Supervisi tidak hanya bersifat evaluatif, tetapi juga bersifat kolaboratif dan pembelajaran, di mana pengawas memberikan bimbingan dan dukungan agar kepala madrasah dapat memahami dan menerapkan kebijakan, mengatasi tantangan, dan mengoptimalkan proses pendidikan di madrasah.

Tujuan Supervisi pada Penilaian Kinerja Kepala Madrasah

a.       a. Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan
Tujuan utama dari supervisi adalah untuk membantu kepala madrasah meningkatkan kualitas kepemimpinannya. Supervisi memberikan umpan balik yang berguna terkait cara kepala madrasah dalam mengambil keputusan, berinteraksi dengan guru, staf, dan siswa, serta mengelola manajemen madrasah.

  1. Memperbaiki Proses Manajerial
    Supervisi bertujuan untuk membantu kepala madrasah dalam memperbaiki aspek manajerial madrasah, seperti perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan. Dengan adanya supervisi, kepala madrasah dapat lebih mudah mengidentifikasi kekurangan dan mengambil langkah-langkah perbaikan.
  2. Peningkatan Profesionalisme
    Supervisi juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme kepala madrasah dalam mengelola berbagai aspek pendidikan. Melalui diskusi dan umpan balik, kepala madrasah dapat belajar dari pengalaman pengawas dan rekan sejawat, serta mendapatkan informasi terkini terkait kebijakan pendidikan.
  3. Mengembangkan Kompetensi Kepala Madrasah
    Dengan adanya supervisi, kepala madrasah diharapkan dapat mengembangkan kompetensinya, baik dalam aspek administrasi, manajemen sumber daya, maupun dalam aspek pedagogik. Ini termasuk kemampuan dalam membimbing guru, mendampingi siswa, dan membuat kebijakan yang mendukung kemajuan pendidikan di madrasah.
  4. Peningkatan Kinerja Madrasah
    Tujuan lain dari supervisi adalah untuk memastikan bahwa kinerja madrasah secara keseluruhan dapat meningkat. Dengan memantau dan mengevaluasi kinerja kepala madrasah, supervisi dapat memberikan rekomendasi perbaikan yang pada akhirnya berdampak positif pada kualitas pendidikan di madrasah tersebut.
  5. Mendorong Keterbukaan dan Transparansi
    Supervisi juga bertujuan untuk menciptakan budaya keterbukaan di lingkungan madrasah. Kepala madrasah dapat lebih terbuka terhadap kritik dan saran yang diberikan, serta belajar dari pengalaman dan praktik terbaik yang dibagikan oleh pengawas atau kolega.

Pada kesempatan tersebut Kepala MTsN 7 Majalengka, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan ini. “Alhamdulillah, proses PKKM tahun ini berjalan sesuai rencana. Kami berterima kasih atas kerja sama seluruh tim, baik guru, staf, maupun siswa yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya.     Dengan adanya Penilaian Kinerja Kepala Madrasah ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih baik dan mendukung perkembangan siswa serta kualitas pendidikan yang terus meningkat.Bagian Atas Formulir

Bagian Bawah Formulir

Tim penilai yang terdiri dari pengawas madrasah yaitu Hj. Siti Evi Alifia, S.Ag.,M.Pd dan Drs. H. Yudi Jaenudin, M.Pd memberikan apresiasi atas berbagai inovasi yang dilakukan MTsN 7 Majalengka, seperti program pembelajaran berbasis digital dan penguatan karakter Islami di lingkungan madrasah. Hasil penilaian akan menjadi acuan untuk pengembangan madrasah di masa mendatang.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar MTsN 7 Majalengka terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berprestasi. Dengan semangat kolaborasi, madrasah ini berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi siswa dan masyarakat.



Lebih baru Lebih lama